Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Perang memenangkan hati seseorang

Dalam hal peperangan Untuk memenangkan pertempuran melawan musuh Tentu kita tak bisa mengandalkan kekuatan fisik saja Kita harus berpikir seperti mereka - Sama hal nya dg urusan hati (memenangkan hati seseorang) yg semua orang pun tak tahu (isi hati) kecuali Allah dan dirimu sendiri (pemilik hati) serta bagi sang pemilik mata hati Tentu kita tak bisa mengandalkan cara lama (memperindah rupa) dengan cara yg sedemikian banyak reni reni nya. Tapi kita harus berpikir layaknya Allah ( berpikir seperti yg telah diajarkan dalam kitab-Nya) yg Maha membolak-balikkan hati. Berpikir bagaimana ? Jadi ga usah khawatir, Kita punya Allah Selagi kita ngehadirin taqwa Dan kita taruhin masa depan kita sama Allah Kemuliaan kita ga ada bandingnya tuh Yaqin, gak akan ada yg namanya kecewa Hilang semua kegelisahan, kesusahan, dilema, galau.. Dan tentu Allah akan hadirkan tuh Seseorang yg mana hatinya terpaut dimana ia meyakini Allah sajalah yg pantas ia mintai kebaikan Ia curhati, ia min...

Wejangan menjelang imtihan (ujian)

Menghafal untuk dilupakan Setelah itu ditumpuk lagi dengan beberapa hafalan baru yang pemahamannya saja masih belum menyentuh bungkus dari apa yg harus dipahami dalam isi Karena kebanyakan sistem pembelajaran menghendaki demikian Bagi sang pelaku ? M ereka hanya brpikir cara perolehan nilai terbaik kemudian berlanjut dengan perebutan juara seperti biasanya . Ada lagi malah yang masa bodoh. Entah mau paham kek mau kagak, mau dapet nilai bagus kek mau jeblok, asal bisa keluar dg predikat * lulusan.... atau semisal *khataman.....  Dan beberapa kemirisan yang sedemikian rupa. Saya disini berbicara demikian karena melihat kebanyakan dari kejadian yang saya amati. Selebihnya? Yawis ben to. Kan saya hanya bilang kebanyakan . _ Karena pada umumnya, kecerdasan tanpa pengaplikasian di dalam rangking akan terkesan cuma-cuma. Dan perolehan rangking tanpa pemahaman murni ? Wah... malah bahaya. Lha kok bisa? Ya saumpama nak mau ngopi terus gak ono cangkir nya, nak kau nyr...